Wali Kota Canangkan Kelurahan Siaga TBC, Ajak Kolaborasi dan Komitmen Bersama Lawan Tuberkulosis

Wali Kota Canangkan Kelurahan Siaga TBC, Ajak Kolaborasi dan Komitmen Bersama Lawan Tuberkulosis

TARAKAN - Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., membuka Sosialisasi, Advokasi, dan Penggalangan Komitmen Pembentukan Kelurahan Siaga TBC, Senin (13/4/2026). 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna tersebut disampaikan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan kasus Tuberkulosis (TBC) terbanyak setelah India. TBC juga menjadi salah satu penyebab gizi buruk serta termasuk penyakit dengan angka kematian tinggi di Indonesia sekitar 125.000 kematian setiap tahunnya. 

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang erat kaitannya dengan kondisi gizi masyarakat, sementara status gizi sendiri sangat dipengaruhi oleh tingkat ekonomi. Oleh karena itu, penanganan TBC memerlukan pendekatan yang komprehensif dan melibatkan berbagai sektor. 

Ia juga menekankan pentingnya pengobatan TBC yang harus dijalani secara tuntas hingga sembuh. Pengobatan yang tidak lengkap tidak hanya membahayakan penderita, tetapi juga meningkatkan risiko penularan kepada orang lain. Untuk itu, keterlibatan lintas sektor dalam pemantauan dan upaya eliminasi TBC menjadi sangat penting. 

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini serta menjalani pengobatan secara tuntas. Wali Kota juga berpesan agar tidak mengucilkan penderita TBC, melainkan memberikan dukungan agar mereka dapat sembuh. 

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan Kelurahan Siaga TBC di Kota Tarakan.

Berita Setelahnya Berita Sebelumnya