Gelar Rupiahverse Fest 2026, Wadah Perkuat Edukasi CBP Rupiah

Gelar Rupiahverse Fest 2026, Wadah Perkuat Edukasi CBP Rupiah

TARAKAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara bersama Association of Youth for Sustainability (AYS) Indonesia, dengan dukungan Pemerintah Kota Tarakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan berbagai mitra strategis, menyelenggarakan Rupiahverse Fest 2026 di Gedung Serbaguna Kantor Walikota, Tarakan, Senin (29/9/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah melalui pendekatan yang kreatif, interaktif, dan inklusif, dengan mengusung semangat “Edukasi Seru, Ekonomi Tumbuh, Inklusi untuk Semua”.

Kegiatan Rupiahverse Fest 2026 merupakan bagian dari tindak lanjut Capacity Building Edukator Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang diselenggarakan pada Mei 2026 di Tanjung Selor bersama 10 komunitas mitra.

Melalui kegiatan tersebut, masing-masing komunitas didorong untuk mengimplementasikan action project edukasi CBP Rupiah di lingkungan masing-masing.

AYS Indonesia mengembangkan Rupiahverse Fest sebagai action project yang dilaksanakan secara bertahap sejak Juni hingga September 2026, dengan puncak kegiatan pada 26–27 September 2026.

Rupiahverse Fest 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukatif, antara lain Talkshow Rupiah, Drama Musikal Inklusi, Zona Meraba Rupiah, Lomba Prototype CBP Rupiah, Senam bersama Lansia serta Bazar UMKM Lokal.

Sedangkan Talkshow Rupiah menghadirkan Muh. Arham Aras sebagai Pejuang Rupiah Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, 3 finalis Q

RIS Jelajah Indonesia serta Founder AYS Indonesia yang berbagi perspektif mengenai literasi Rupiah, peran generasi muda, dan pentingnya kolaborasi dalam memperluas edukasi kepada masyarakat.

Rupiahverse Fest 2026 juga menghadirkan inovasi pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) melalui pendekatan waste to product yang diwujudkan dalam karya Peta Indonesia.

Inovasi ini menunjukkan bahwa edukasi Rupiah dapat dikemas secara kreatif sekaligus mengangkat kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan literasi Rupiah yang lebih dekat, kreatif, inklusif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat, sehingga pesan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Melalui rilisnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara menegaskan bahwa Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan dan identitas bangsa.

"Semangat Cinta Rupiah diwujudkan dengan menjaga dan memperlakukan Rupiah dengan baik, Bangga Rupiah dengan menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaula tan negara , serta Paham Rupiah dengan menggunakan Rupiah secara bijak, termasuk dalam bertransaksi dan berbelanja sesuai kebutuhan," demikian keterangan dalam rilis tersebut.

Edukasi tersebut juga diperkuat dengan pengenalan cara mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang).

Keunikan lain dari Rupiahverse Fest 2026 adalah kuatnya semangat inklusivitas. Melalui Zona Meraba Rupiah, peserta diperkenalkan pada fitur Blind Code pada uang Rupiah melalui pengalaman sensorik, sebagai bagian dari upaya memperluas akses edukasi Rupiah kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Kegiatan ini turut melibatkan 60 teman setara dan penyandang disabilitas, yang diberikan ruang untuk belajar, berinteraksi, berkarya, dan berpartisipasi secara setara dalam seluruh rangkaian acara.

Rupiahverse Fest 2026 dibuka oleh Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara , Wesky Putra Pratama, serta dihadiri unsur perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, komunitas, pelaku UMKM, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menilai bahwa edukasi mengenai Rupiah perlu terus dikembangkan melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Tarakan , Kementerian Pemuda dan Olahraga, dunia pendidikan, komunitas, dan mitra strategis diharapkan semakin memperkuat ekosistem literasi Rupiah di Kalimantan Utara.

Melalui kolaborasi yang inklusif, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara akan terus mendorong perluasan edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah kepada masyarakat Sinergi bersama pemerintah, komunitas,

institusi pendidikan, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat memperkuat pemahaman terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan sekaligus mendorong penggunaannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. (Rajab)

Sumber : RRI Tarakan

Berita Setelahnya Berita Sebelumnya