DKISP Kota Tarakan Bahas Rencana Kegiatan IKA Sandi Bersama PT Digitama Sinergi Indonesia
Tarakan, 25 September 2026 - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Tarakan melaksanakan diskusi bersama PT Digitama Sinergi Indonesia dalam rangka membahas Rencana Kegiatan Instrumen Pengukuran Kematangan Siber dan Sandi (IKA Sandi) Kota Tarakan. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (25/9/2026).
Diskusi dihadiri oleh Kepala DKISP Kota Tarakan, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Sandiman DKISP Rahmat, serta Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Kasubag Umpeg). Dari PT Digitama Sinergi Indonesia hadir Abib, Dwi, dan Ilham Mustaqiim, S.Kom. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan diskusi yang disampaikan PT Digitama Sinergi Indonesia kepada DKISP Kota Tarakan dengan agenda Rencana Kegiatan IKA Sandi.
Dalam diskusi, Tim Digitama menjelaskan bahwa IKA Sandi merupakan instrumen untuk mengukur tingkat kematangan keamanan siber dan kapabilitas penyelenggara sistem elektronik. Pengukuran dilakukan melalui lima tingkat kematangan, mulai dari level 1 sampai level 5, dengan aspek penilaian yang mencakup keamanan siber, persandian, dan penanganan insiden.
Pada aspek keamanan siber, penilaian mencakup identifikasi, proteksi, deteksi, dan pemulihan. Sementara aspek persandian meliputi kebijakan pengamanan informasi, pengelolaan sumber daya, pengamanan sistem elektronik dan informasi non-elektronik, layanan keamanan informasi, serta pola hubungan komunikasi sandi. Adapun penanganan insiden mencakup fase persiapan, pelaksanaan, dan pascainsiden.
Penguatan Data Dukung Menjadi Perhatian
Salah satu poin utama yang dibahas adalah kesiapan dokumen dan evidence sebagai data dukung penilaian. Materi IKA Sandi membagi dokumen yang diperlukan menjadi empat tingkatan, yaitu dokumen kebijakan, prosedur, teknis, serta catatan atau rekaman bukti hasil kerja. Dokumen tersebut kemudian dikelola melalui siklus penyusunan, pemeriksaan, persetujuan/pengesahan, penyimpanan dan pemeliharaan, serta evaluasi dan pembaruan.
Dalam diskusi disampaikan bahwa hasil penilaian mandiri IKA Sandi Kota Tarakan saat ini masih berada pada skor 1,125, sementara dokumen bukti dukung yang tersedia masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti melalui penguatan dokumentasi, penyusunan evidence, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Selain itu, pengisian IKA Sandi dilakukan melalui tahapan penentuan kategori Sistem Elektronik, pengisian kontrol, self-assessment, pengunggahan data dukung, perhitungan tingkat kematangan, dan selanjutnya proses verifikasi BSSN.
Mendukung Evaluasi Pemerintah Digital
Diskusi juga membahas keterkaitan IKA Sandi dengan evaluasi Pemerintah Digital (PEMDI). Dalam materi yang disampaikan, IKA Sandi berkaitan dengan indikator keamanan siber, persandian, dan penanganan insiden pada evaluasi PEMDI.
Untuk mencapai peningkatan kematangan secara bertahap, dalam materi dipaparkan proyeksi capaian nilai 2,5 pada 2027, nilai 3 pada 2028, nilai 4 pada 2029, dan nilai 5 pada 2030.
Dalam pelaksanaannya, IKA Sandi membutuhkan kolaborasi lintas bidang, khususnya antara unsur Aptika, persandian, dan bidang terkait lainnya. Kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan penyediaan data dan evidence mengenai infrastruktur, server, aplikasi, pengelolaan keamanan informasi, serta penyusunan risk register.
Rencana Tindak Lanjut
Sebagai tindak lanjut diskusi, Tim Digitama akan menyampaikan penawaran layanan IKA Sandi untuk dilakukan review. Tim juga akan mengirimkan link e-Katalog terkait layanan IKA Sandi serta dokumen risk register dalam format Excel.
Sementara itu, Pak Rusli dan Pak Rahmat akan menyampaikan catatan terkait kondisi dan kebutuhan infrastruktur serta sumber daya manusia kepada Kepala Daerah sebagai bahan tindak lanjut.
Tim Digitama juga menyampaikan dukungan yang dapat diberikan berupa pelatihan pemahaman IKA Sandi, pendampingan penyusunan dokumen/data dukung, serta pendampingan pengisian IKA Sandi hingga audiensi dengan BSSN.
Melalui diskusi ini, DKISP Kota Tarakan terus melakukan penguatan kesiapan dalam pelaksanaan IKA Sandi, baik dari sisi dokumen, data dukung, sumber daya manusia, infrastruktur maupun koordinasi lintas bidang, sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan siber dan persandian serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan digital di Kota Tarakan.
DKISP Kota Tarakan — Bersama Wujudkan Pemerintahan Digital yang Aman, Terintegrasi, dan Berdampak.

