Wali Kota Tarakan: Heritage Perminyakan dan Perang Dunia II Harus Dilestarikan

Wali Kota Tarakan: Heritage Perminyakan dan Perang Dunia II Harus Dilestarikan

TARAKAN - Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri kegiatan Kunjungan Tanjung Arsitektur #5 di Gedung HSSE Demo Room Pertamina Hulu Energi Tarakan Field, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pelestarian warisan budaya dan sejarah di Kota Tarakan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kalimantan Tengah, Ristia Heranidewi, IAI, selaku ketua rombongan; Rektor Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Dr. Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.Eng.; Pjs. Tarakan Field Manager PT Pertamina EP, Hatmantyo Sardana; Asisten Manager Tarakan Petroleum Engineering PT Pertamina EP, Caksananda Orryandhi; Ketua IAI Kalimantan Utara, Arsitek Saifullah Djamal, serta jajaran manajemen PT Pertamina EP Tarakan Field.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tarakan dalam menjaga berbagai peninggalan sejarah dan budaya, khususnya situs yang berkaitan dengan sejarah perminyakan dan Perang Dunia II. Sejumlah heritage seperti bunker, tangki penampungan minyak, pompa angguk, dan Rumah Bundar dinilai memiliki nilai sejarah yang penting bagi identitas Kota Tarakan.

Wali Kota menyampaikan bahwa pemanfaatan bangunan bersejarah tetap dapat dilakukan untuk ruang publik maupun kegiatan ekonomi, namun tidak boleh menghilangkan bentuk dan karakter aslinya. Menurutnya, museum juga perlu dikembangkan menjadi ruang edukasi yang memiliki alur cerita (storyline) utuh, mulai dari legenda dan asal-usul Tarakan, sejarah perminyakan, Perang Dunia II, hingga perkembangan kota pada masa kini.

“Sejarah dan peninggalan yang kita miliki harus dijaga dan diceritakan kembali kepada generasi berikutnya. Museum jangan hanya menjadi tempat menyimpan benda, tetapi harus menjadi ruang belajar agar generasi muda memahami bahwa Tarakan memiliki sejarah panjang sebagai kota minyak dan memiliki peran penting dalam sejarah kawasan,” ujar Wali Kota.

Berita Setelahnya Berita Sebelumnya

Berita Pilihan