BPBD Tarakan Waspadai Potensi Karhutla di Awal Tahun
Tarakan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dampak cuaca terik dalam beberapa hari terkahir.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Tarakan, Yonsep. Pasalnya, BPBD Tarakan mencatat sudah terjadi satu peristiwa karhutla di Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, beberapa hari lalu.
Meski kebakaran diduga dampak dari pembukaan lahan oleh masyarakat dengan cara membakar, akan tetapi tetap patut diwaspadai. Apalagi dengan kondisi cuaca yang panas.
"Di awal tahun ini baru penanganan satu peristiwa karhutla di Juata Kerikil. Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG bahwa satu minggu ini memang cuaca di Tarakan kering. Jadi memang kewaspadaan kita dari kebakaran lahan dan hutan," ujar kepala pelaksana BPBD Tarakan, Yonsep, Kamis (15/1/2026).
Ada pun luas lahan yang terbakar kemarin diperkirakan mencapai 1 hektar dan dekat dengan pemukiman masyarakat di Juata Kerikil.
Menurut Yonsep sebenarnya membuka lahan dengan cara membakar dibolehkan akan tetapi harus dijaga dan diberi jarak antara lahan yang dibakar dengan kawasan lainnya.
"Kami juga sudah menghimbau kalau memang kesulitan membuka lahan dengan membakar laporkan ada kph ada kami untuk membantu kita mendukung kegiatan masyarakat untuk berkebun tapi kan harus dijaga dalam melaksanakan kegiatan itu," tutur Yonsep.
Ia menambahkan potensi kebakaran lahan berada di Kecamatan Tarakan Utara. Seperti di Juwata Kerikil, Juata Permai dan Juata Laut.
Spot lainnya biasa terjadi di Kecamatan Tarakan Timur khususnya di Kelurahan Pantai Amal dan Mamburungan. (Rajab)
Sumber : RRI Tarakan